Selamat Datang di Website SMK N 1 Pengasih
Assalamu'alaikum wr. Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin... marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena atas limpahan rahmat-Nya kita masih dapat bersua kembali.
Para pengunjung yang berbahagia, kami hadir dalam rangka memberikan informasi tentang kegiatan kami dalam mendidik dan membekali anak. Kami berharap semoga media ini mampu sebagai wahana yang efektif dalam rangka memajukan kualitas anak bangsa.
Seperti telah kita ketahui, bahwa kondisi di masa mendatang persaingan sudah semakin ketat, dan untuk menghadapi hal tersebut peserta didik harus dibekali dengan kemampuan yang memadai baik kemampuan otak (kognitif), ketrampilan (psiko motorik) maupun dari segi aklaqnya (Afektif). Sehingga dapat dihasilkan tenaga-tenaga yang handal dan profesional yang mampu mengatasi setiap tantangan yang terjadi.
Banyak faktor yang menunjang keberhasilan peserta didik, disamping tenaga pendidik yang profesional, juga kemauan dan kemampuan siswa dalam memanfaatkan media yang ada, sehingga setiap perkembangan informasi yang ada dapat diserap secara efektif dan efisien
Akhirnya selamat berjuang dalam memajukan anak bangsa......dan semoga kehadiran website ini membawa manfaat bagi semua pihak.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Kepala SMK Negeri 1 Pengasih
Drs. TRI SUBANDI, M.Pd
NIP.19630327 198703 1 011


Cara Islam Adalah Cara Alami Dalam Mendidik Buah Hati
Oleh bidadari_Azzam
Segala puji bagi Allah ta’ala yang senantiasa
melimpahkan penjagaan terbaik-Nya kepada kita, membimbing kita dalam
menunaikan amanah-amanah sepanjang waktu, selalu mencurahkan kasih
sayang setiap detik nan terlewati.
Bua...
Mengembangkan Pendidikan Karakter di Sekolah
Doni Koesoema A
Membuat anak bahagia dan sehat merupakan
tantangan bagi orang tua dan pendidik. Itulah kiranya pesan bagi
pendidik di Hari Anak Nasional tahun ini. Bagaimana mengembangkan
pendidikan karakter di sekolah? Komunika...
Pendidikan Karakter di Sekolah
Sebuah penggalan pepatah mengatakan, “be careful of your character, for your character becomes your destiny.” Jika diterjemahkan, arti pepatah tersebut berbunyi demikian,
“Berhati-hatilah dengan karaktermu, karena karaktermu a...
Bermoral dan Berbudaya Melalui Pendidikan Karakter
oleh : Nursanti Arsamid, S.Pd, M.Pd.
Perkembangan kehidupan yang terjadi saat ini, pelan
tapi pasti menjadikan manusia seolah terkotak-kotakkan. Perubahan
ini, lambat laun mengantarkan kita pada tingginya rasa
individualitas, terkikisnya...
Resensi Buku : Judul : Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri. Mendongkrak Kualitas Pendidikan
Judul : Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri. Mendongkrak Kualitas Pendidikan. Pengarang : Dr. D. Yahya Khan, M.Pd Penerbit : Pelangi Publishing, 2010. 14x20,5 cm; 142 hlm.
Pendidikan karakter
memiliki berbagai macam dimensi yang perlu d...
12 Pilar Keutamaan Pendidikan Karakter Utuh dan Menyeluruh
Pendidikan karakter utuh dan
menyeluruh menawarkan beberapa alternatif pengembangan keutamaan untuk
membentuk karakter individu menjadi pribadi berkeutamaan. Pilihan
prioritas keutamaan itu didasarkan pada tiga matra pendidikan
karakte...
Wajah Sistem Pendidikan Indonesia
Kita sebagai orang tua seringkali mengikutkan anak kita berbagai macam les tambahan di luar
sekolah seperti les matematika, les bahasa inggris, les fisika dan
lain-lain. Saya yakin hal ini kita dilakukan untuk mendukung anak agar
tidak tertinggal ...
Guru, Teruslah Belajar atau Mati
Guru
setidaknya diidentikkan dengan dua defenisi berikut. Pertama,
dipandang dari sudut etimologis, guru berasal dari Bahasa Sansekerta gu
yang berarti kegelapan dan ru yang berarti membebaskan atau
menyingkirkan. Jadi, dilihat dari ma...
Perbaikan Bangsa, Dimulai Dari Perbaikan Karakter
Oleh Mahfud Achyar
Sahabat, suatu ketika saya menghadiri sebuah forum
mahasiswa di kampus saya sendiri, yaitu Universitas Padjadjaran. Forum
tersebut merupakan forum yang sengaja didesain guna membahas masalah
seputar bangsa dan masalah kampus.
S...
STIMULASI KECERDASAN EMOSI
Studi Harvard terhadap lulusan tahun 40-an menunjukkan bahwa mereka yang hidup sukses bukan yang memiliki IQ tinggi tapi ‘kuper’ dan egois, melainkan kendati IQ tidak tinggi namun memiliki emosi cerdas: banyak teman, pandai berkomunikasi...